KIM Depok Klampok - Dalam bahasa Jawa, ketupat disebut kupat, hingga saat ini budaya kupatan masih tetap dijaga dan dijalankan
oleh Umat Islam di Indonesia. Tidak terkecuali di Desa Klampok Kecamatan Kapas.
Dalam acara Kupatan yang diadakan tanggal 13 Nisfu Sya'ban (1/6), Masyarakat baik laki laki ataupun perempuan berbondong bondong membawa ketupat ke Masjid atau Mushola
terdekat yang nantinya akan dimakan
bersama warga lainnya.
dalam acara tersebut masyarakat yang datang bersama sama membaca Surat Yaasiin sebanyak tiga kali dan tak lupa tahlilan (tahlil) yang dipimpin langsung oleh Ustad Muttohar selaku tokoh setempat,
dengan niat semoga diberi umur panjang, diberi rizki yang
banyak dan barokah, serta ditetapkan imannya,
Dalam penuturanya Nisfu Sya'ban sendiri merupakan hari peringatan Islam yang jatuh pada
pertengahan 13 bulan Sya'ban, menurut Imam Ghazali malam Nisfu Sya’ban sebagai malam yang penuh dengan
syafaat (pertolongan). Menurut al-Ghazali, pada malam ke-13 bulan
Sya’ban Allah SWT memberikan seperti tiga syafaat kepada hambanya.
Sedangkan pada malam ke-14, seluruh syafaat itu diberikan secara penuh.
Dengan demikian, pada malam ke-15, umat Islam dapat memiliki banyak
sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama satu tahun.
Karepa pada malam ke-15 bulan Sya’ban inilah, catatan perbuatan manusia
penghuni bumi akan dinaikkan ke hadapan Allah SWT, ungkapnya. (Kris)







0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !